Senin (09/04/2026) – MA Nurul Iman Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Sima’an Al-Qur’an dan Tabligh Akbar sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan madrasah. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh siswa, guru, serta seluruh civitas akademika yang hadir untuk menyimak lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam suasana yang khidmat dan penuh keberkahan.
Sima’an Al-Qur’an dalam kegiatan ini diikuti oleh 10 siswa dan siswi terbaik dari kelas XII MA Nurul Iman. Para peserta merupakan siswa yang telah menjalani program madrasah berupa hafalan Juz 30, yang menjadi salah satu program wajib bagi siswa kelas akhir sebagai bagian dari pembinaan karakter di madrasah.
Melalui kegiatan sima’an ini, para siswa memperdengarkan hafalan Al-Qur’an mereka di hadapan para guru dan teman-teman sekelas. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk melatih kelancaran hafalan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepercayaan diri serta memperkuat kedekatan para siswa dengan Al-Qur’an.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh para peserta menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam, sehingga memberikan pengalaman religius yang bermakna bagi seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain kegiatan sima’an, acara juga dirangkaikan dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Rd. Teguh Darmawan, S.H, seorang mubaligh muda yang dikenal sebagai Juara 2 AKSI Indosiar 2023. Kehadiran beliau memberikan semangat tersendiri bagi para siswa dan jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Rd. Teguh Darmawan menyampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan diri. Puasa melatih seseorang untuk menjaga kejujuran, mempersempit ruang gerak setan, serta menumbuhkan rasa empati dan simpati terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Beliau juga menekankan pentingnya akhlak dalam kehidupan bermasyarakat. Kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas akhlak masyarakatnya. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik agar mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.






